Kesehatan

Hubungi Seseorang:

David Servan-Schreiber menyarankan dalam bukunya tentang stres, depresi, dan kanker bahwa menjalin kontak dengan teman, rekan kerja, atau teman dekat sangat penting bagi kesehatan kita. Hal ini membantu menjaga suasana hati yang baik dan membuat kita merasa didukung.

Menghabiskan waktu bersama teman-teman dapat menjadi semakin sulit seiring berjalannya waktu, karena hubungan lama memudar dan kita perlahan-lahan kehilangan kontak akibat jarak atau perubahan dalam kehidupan.

Namun, ada banyak cara untuk bertemu orang: LSM, lembaga amal, klub olahraga, kelas yoga atau Pilates; Setiap aktivitas bersama dapat membantu kita menemukan teman baru jika kita merasa sendirian. Terkadang, hal itu hanya soal keluar dan melakukan sesuatu bersama orang lain. Kita hanya perlu berbagi waktu dan melihat apa yang terjadi darinya.

Berpartisipasi dalam “pertukaran bahasa” atau “pertukaran bahasa” juga merupakan cara yang bagus untuk bertemu orang-orang dari budaya dan latar belakang yang berbeda.

Penting juga untuk menyadari bahwa kesendirian seringkali merupakan akibat dari masyarakat yang menekankan “kesuksesan sosial“; memiliki banyak teman di sekitar. Ketika kita melihat seseorang sendirian, kita mungkin dengan cepat (dan tidak adil) menganggap mereka lemah atau memiliki masalah.

Saya pribadi tidak berpikir bahwa persepsi ini benar, meskipun demikian, dan meskipun mengisolasi diri sepenuhnya dapat tidak sehat, kesendirian tidak secara inheren negatif.

Pada kenyataannya, kesendirian bisa menjadi tanda kekuatan. Membutuhkan keberanian untuk berada sendirian, dan kesendirian dapat membantu kita merenung, terhubung kembali dengan diri sendiri, dan mengambil langkah-langkah menuju kehidupan yang benar-benar kita inginkan.

Cara yang sangat baik dan tidak mengganggu untuk tetap terhubung dengan teman lama adalah dengan mengirimkan kartu; untuk ulang tahun, hari raya, atau perayaan lainnya. Bahkan jika seseorang tidak secara aktif menjaga kontak, menerima kartu hampir selalu menjadi kejutan yang menyenangkan.

Ini adalah tradisi yang umum dan indah di Inggris, di mana kartu-kartu yang indah dan lucu dapat ditemukan di banyak toko. (Link)

Mengirim kartu dapat membawa kebahagiaan: Anda meluangkan waktu untuk menuliskan pikiran Anda, dan hal itu membantu mempertahankan hubungan. Kartu tersebut bersifat nyata, penuh perasaan, dan meninggalkan kesan yang mendalam.

Kadang-kadang orang berkata, “Teman-teman terbaikmu bisa dihitung dengan jari satu tangan.”

Mungkin itu benar. Bagaimanapun, saat ini internet menawarkan alat yang lebih baik daripada sebelumnya. Platform media sosial seperti Facebook, LinkedIn, dan lainnya memungkinkan kita untuk tetap terhubung dengan lingkaran orang yang lebih luas.

Namun, dikatakan bahwa setelah melebihi sekitar 150 koneksi, menjadi sulit untuk mempertahankan persahabatan yang mendalam. Memiliki 150 orang dalam daftar teman Anda memungkinkan Anda tetap terhubung dengan berbagai lingkaran; teman dekat, kenalan, rekan kerja, dan sebagainya; Namun, mempertahankan hubungan dekat dengan semua orang tersebut secara sederhana tidak mungkin. Meskipun demikian, media sosial menawarkan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya di dunia.

Steve Jobs, CEO dan pendiri bersama Apple dan Pixar, memberikan pidato wisuda di Universitas Stanford untuk angkatan 2005 (Link):

“Waktu Anda terbatas, jadi jangan sia-siakan dengan hidup sesuai dengan kehidupan orang lain. Jangan terjebak oleh dogma—yang artinya hidup berdasarkan hasil pemikiran orang lain. Jangan biarkan kebisingan pendapat orang lain mengaburkan suara hati Anda sendiri. Dan yang paling penting, miliki keberanian untuk mengikuti hati dan intuisi Anda. Mereka entah bagaimana sudah tahu apa yang sebenarnya Anda inginkan. Selebihnya hanyalah hal-hal yang sekunder.”
Steve Jobs

Selain itu, ingatlah cara-cara untuk membantu mengurangi risiko kanker:

“Hubungi setidaknya dua teman setiap minggu untuk mendapatkan dukungan—baik dukungan logistik maupun emosional—terutama saat mengalami stres, bahkan jika itu melalui internet. Namun, jika mereka berada dalam jangkauan tangan, jangan ragu untuk memeluk mereka—sering-seringlah!”
David Servan-Schreiber

Tags:

Comments are closed

Secret Link