
“Merawat” Adalah Sebuah Tindakan — Langkah Awal Menuju Perasaan yang Lebih Baik
Bagaimana Cara Kita Merawat Perangkat Terhubung dan Baterai Kita?
Anda mungkin telah memperhatikan bahwa semakin banyak perangkat terhubung yang muncul di sekitar kita, membuat hidup kita menjadi lebih mudah.
Perangkat-perangkat ini umumnya dilengkapi dengan baterai Lithium-ion (Li-Ion). Penting untuk diingat bahwa merawat baterai kita merupakan tindakan yang berkelanjutan dan positif. Hal ini tidak selalu membutuhkan banyak waktu atau tenaga, hanya sedikit organisasi.
Pedoman untuk Baterai Lithium-Ion
- Jangan biarkan baterai tetap pada 0%
Salah satu aturan terpenting adalah hindari membiarkan baterai Anda habis total. Semakin lama baterai berada di level 0%, semakin berkurang umur pakainya. Perhatikan kebiasaan penting ini.
- Hindari Menyalakan Perangkat Secara Terus-Menerus
Idealnya, kita sebaiknya menghindari mencolokkan baterai Li-Ion secara terus-menerus. Ketika selalu tercolok, baterai terus-menerus mengisi daya hingga 100%, kemudian melepaskan daya hingga 99%, dan mengisi daya kembali. Siklus berulang ini dapat mengurangi umur baterai.
Jika Anda menyimpan perangkat yang terhubung untuk jangka waktu tertentu, usahakan untuk menjaga baterai tetap terisi setidaknya sekitar 60%, dan isi ulang baterai secara berkala untuk membantu memperpanjang umur baterai.
Selain itu, setiap 2–3 bulan sekali, disarankan untuk mengosongkan baterai hingga 0% dan kemudian segera mengisi ulang hingga 100% untuk mereset kalibrasi baterai.
Namun, dengan perangkat modern, sering mencolokkan dan mencabut kabel tidak selalu praktis, dan kita sering lupa untuk menghubungkan kembali baterai cadangan. Dalam beberapa kasus, menjaga perangkat tetap tercolok mungkin lebih baik daripada membiarkan baterai habis sepenuhnya.
Beruntungnya, beberapa sistem operasi baru, seperti beberapa distribusi Linux, sudah dilengkapi dengan opsi manajemen baterai, seperti menghentikan pengisian daya saat mencapai 100% dan hanya melanjutkan pengisian saat level baterai turun hingga 60%.
Apakah Kita Membutuhkan Baterai Internal Berkapasitas Besar pada Laptop?
Dengan perkembangan teknologi komputasi, laptop telah menggantikan komputer desktop tradisional, tetapi apakah kita benar-benar membutuhkan baterai internal yang besar jika laptop selalu digunakan di satu tempat?
Desain masa depan mungkin memungkinkan laptop untuk menggunakan bank daya eksternal, dengan hanya menyisakan baterai internal kecil untuk keamanan atau cadangan darurat.
Tegangan dan Arus Listrik untuk Perangkat Elektronik
Perhatikan rating listrik (tegangan dan arus) yang tertera pada perangkat yang terhubung. Nilai-nilai ini penting untuk memastikan pengisian daya yang benar dan aman.
Bahan elektronik saat ini mendukung tingkat tegangan yang berbeda, seperti 5V atau 12V, dan biasanya memiliki jenis konektor yang berbeda, sehingga Anda tidak dapat mencampurkan konektor 5V dan 12V, karena keduanya secara fisik tidak kompatibel.
Namun, arus listrik lebih fleksibel.
Misalnya:
- Pengisi daya 5V mungkin memiliki arus keluaran 0,5A, dan pengisi daya 5V lainnya mungkin memiliki arus keluaran 2A.
- Kebingungan tegangan dapat berbahaya, tetapi ketidakcocokan arus biasanya tidak berbahaya.
- Perangkat tersebut hanya akan menarik arus listrik sesuai dengan yang dibutuhkan, asalkan tegangannya benar.
Disarankan untuk menggunakan charger dengan tegangan yang sama dan arus minimal sama (atau lebih tinggi) dengan perangkat.
Misalnya:
Pengisi daya 5V/2A dapat dengan aman mengisi daya perangkat yang dirancang untuk 5V/1A.
Penting: Sebuah charger tidak dapat menyediakan arus listrik (amper) lebih besar dari kapasitas yang tertera pada spesifikasinya. Jika suatu perangkat membutuhkan arus listrik lebih besar dari yang dapat disediakan oleh charger, maka perangkat tersebut akan mengisi daya dengan lambat atau bahkan tidak mengisi daya sama sekali.
Masa Depan Berkelanjutan dengan USB-C
Berita baiknya adalah sebagian besar perangkat teknologi tinggi baru kini beralih ke standar USB-C. Transisi ini mempermudah kompatibilitas, mengurangi limbah, dan memungkinkan kita untuk menggunakan charger dan kabel yang sama, bahkan saat mengganti perangkat, sehingga mendukung keberlanjutan yang lebih besar.

Comments are closed